Kembang Tujuh Rupa, Sarana Utama Dalam Ritual Nusantara

Kembang Tujuh Rupa, Sarana Utama Dalam Ritual Nusantara –Bunga atau kembang tentu tak pernah absen dalam setiap penyelenggaraan upacara adat dan tradisi. Dari beragam spesies bunga yang ada di Indonesia, ada tujuh jenis khusus yang sering dipakai. Ketujuh jenis bunga tersebut biasa disebut kembang tujuh rupa.

Penggunaan kembang ini sebagai sarana utama dalam tradisi ritual Nusantara sudah pasti memiliki banyak makna. Dalam kacamata metafisika, bunga-bunga ini memiliki daya spiritual tertentu untuk persembahan. Apa saja jenis kembang tujuh rupa dan seperti apa maknanya? Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda!

Kembang Tujuh Rupa, Sarana Utama Dalam Ritual Nusantara

Kembang tujuh rupa terdiri dari tujuh jenis kembang dengan aroma khas yang kuat. Komponennya terdiri dari bunga kantil, melati, bunga kenanga, mawar merah, mawar putih, jenis mawar lain, dan kembang telon.

Bunga kantil yang digunakan melambangkan rasa kasih sayang yang tiada pernah terputus. Kembang ini memiliki nilai spiritual yang kuat, jadi tidak heran jika jenis kantil sering digunakan untuk kelengkapan upacara. Bunga melati adalah simbol kesucian hati. Maknanya, apapun yang dilakukan hendaklah selalu hati-hati dan menggunakan hati nurani.

Kenanga memiliki makna filosofi hendaknya setiap manusia mengenang apapun yang telah ia perbuat sehingga bisa lebih mawas diri. Bentuk kelopak yang panjang menjuntai adalah simbol harapan, doa, dan impian. Untuk bunga mawar ada tiga jenis yang digunakan yaitu mawar merah, mawar putih, dan mawar lainnya.

Bunga mawar adalah simbol penciptaan manusia dengan segala prosesnya sekaligus pengingat asal muasal manusia. Mawar merah melambangkan seorang ibu, kebalikan mawar putih sebagai simbol ayah. Bersatunya mawar merah dan putih akan menghadirkan anak atau keturuna yang dilambangkan dengan jenis mawar lain.

Terakhir adalah bunga telon yang terdiri dari mawar merah, melati, dan kantil yang dijadikan satu dalam satu wadah. Telon berasal dari kata telu atau tiga. Jumlah tiga merupakan lambang tiga kesempurnaan dan kemuliaan hidup, yakni sugih banda, sugih ngelmu, dan sugih kuasa.

Kembang tujuh rupa sudah begitu lekat dengan image spiritual, namun sebenarnya tujuh jenis bunga ini bermanfaat sebagai bahan relaksasi yang luar biasa.

Facebook Comments