Jenis ilmu-ilmu Jawa yang sudah terkenal dengan kemampuannya

Ilmu kanuragan tak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat Jawa zaman dahulu. Disamping untuk menjaga diri, ilmu kanuragan juga akan meningkatkan derajat seseorang yang memilikinya hingga nantinya mendapat gelar sebagai jawara.

Ada beberapa ajian kanuragan yang sangat terkenal dalam dunia persilatan, baik itu aliran ilmu hitam maupun ilmu putih. Bahkan konon saat ini masih ada orang yang memilki ilmu-ilmu tersebut dengan berbagai syarat ‘amalan’ serta pantangan yang harus dijalani. Berikut ajian-ajian ilmu sakti yang akan menjadikan pemiliknya sebagai jawara persilatan.

1.Panglimunan

Ilmu ini adalah jenis ilmu yang clapat digunakan untuk menghilang dari pandangan mata. Ilmu ini tergolong sebagai iilmu yang dapat dikuasai dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Jika sudah melakukan ritual penguasaan ilmu panglimunan, orang bisa menguji apakah kemampuannya sudah bisa menghilang atau belum dengan berdiri di bawah sinar mataharii atau melihat bayangan pada cermin. Jika bayangan orang tersebut tidaklah nampak, maka penguasaan ilmu ini dinyatakan berhasil.

2.Bala Sewu

Bala sewu merupakan sebuah ilmu yang dapat membuat pemiliknya memiliki kekuatan sebanyak seribu orang. Jika menguasai ilmu ini, orang tersebut dapat mengangkat beban yang cukup berat sendiri.

Ciri-ciri dari orang yang memiliki ini adalah pada saat hari wetonnya, ia bisa makan makanan banyak sekali. Dan biasanya dilakukan sebuah ritual yang dilakukan dalam sebuah ruangan tertutup. Dalam ruangan tertutup ini akan datang seribu orang dalam bentuk gaib untuk mengadakan acara makan bersama. Pada saat itu terjadi keriuhan dari acara yang berlangsung, tetapi keriuhan ini hanya dapat didengar dari jarak yang sangat dekat.

Jika memiliki ilmu ini, jika dikeroyok orang sekampung ia akan selalu menang. Tetapi jika jumlahnya lebih dari seribu orang, misalkan seribu satu orang, maka pemilik ilmu ini akan kalah.

3.Rawarontek (Pancasona)

Seperti dalam beberapa film kolosal yang memperlihatkan kehebatan ilmu pada zaman dahulu, yaitu pancasona. Dengan menguasai ilmu ini maka manusia tersebut tidak akan mudah mati kecuali ia melepaskan ilmunya sendiri.

Pada zaman sekarang ini keberadaan ilmu pancasona sudah tergolong paling langka. Hanya orang-orang yang sudah tua saja yang masih memilikinya. Kebanyakan anak muda sudah kurang tertarik karena memang sulit untuk menguasainya.

Ritual yang dilakukan untuk menguasai ilmu ini, diharuskan untuk melakukan puasa ngebleng selama tujuh hari, kemudian diteruskan dengan puasa tujuh hari tujuh malam dengan hanya makan sebiji jagung atau biji-bijian lainnya saja. Dari penilaian beberapa spiritualis Jawa, ilmu ini adalah ilmu yang paling tinggi dan paling susah untuk dikuasai.

4.Kethek Putih

IImu kethek putih jika sudah dikuasai bisa membuat orang melompat dari pohon satu ke pohon lainnya dengan jarak yang cukup jauh. Berdiri di atas daun pun dapat dilakukan, tetapi semua itu dilakukan dalam keadaan setengah sadar.

IImu ini dianggap sebagai ilmu hitam. Dengan menggunakan ilmu ini maka pelaku akan tidak mudah mati dengan diserang pada tubuhnya, tetapi kelemahan dari ilmu ini adalah diserang pada bayangannya.

5.Seipi Angin

Orang yang menguasai ilmu ini dapat dikatakan sedikit. Orang yang menguasainya harus benar-benar bersih lahir batin dari segala nafsu keduniawian. Berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya dalam jarak yang sangat jauh dapat dilakukan dalam hitungan menit, bahkan detik.

Dalam sejarah perkembangan Islam di pulau Jawa, Walisongo memiliki iImu ini untuk melakukan perjalanan yang jauh. Saat ini keberadaan ilmu seipi angin memang sudah tergeser dengan adanya transportasi yang serba canggih, tetapi di kalangan masyarakat spiritual Jawa, ilmu ini adalah ilmu yang bagus untuk dikuasai dan dimiliki.

6.Terawangan

Terawangan adalah ilmu yang digunakan untuk melihat kejadian di tempat lain pada waktu yang sarna, tempat berbeda, dan belum terjadi. IImu ini memang tergolong sebagai ilmu yang sulit untuk dikuasai.

Meski sulit untuk dikuasai, keberadaan ilmu terawangan ini banyak terdapat di masyarakat Jawa. Kebanyakan para spiritual Jawa menguasai ilmu ini sebagai alat agar ia menjadi waskitha (waspada) dalam segala hal.

7.Welut Putih

Welut adalah hewan yang biasanya tinggal di dalam lumpur. Welut jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah belut. Disebut sebagai Welut Putih karena kalau memiliki ilmu jenis ini akan sulit untuk ditangkap dengan tangan maupun teknologi. Orang yang memiliki ilmu ini akan terasa licin meskipun dipegang dengan kuat.

Biasanya ilmu ini dikuasai untuk hal hal yang memang dihubungkan dengan tindak kejahatan pencurian. Jika menguasai ilmu Welut Putih, selama ada aliran air orang tersebut masih dapat meloloskan diri dari kejaran. Hal ini pun masih bisa diterapkan saat orang yang memiliki ilmu Welut Putih berada dalam penjara. Dengan melalui pipa air maka ia dapat keluar dan berada di luar penjara dengan sekejap. Hal ini pernah dan sering terjadi pada zaman dahulu saat ilmu Welut Putih masih banyak dikuasai oleh orang orang yang memiliki sifat dan kemauan untuk berbuat jahat.

Nah itu adalah ilmu jawa yang sudah terkenal ampuh pada zamannya.

Facebook Comments