Efek dari Pesugihan GUNUNG KAWI

Manusia kadang tidak sanggup menghadapi cobaan hidup. Berbagai cara cepat dilakukan untuk keluar dari lubang kemiskinan.Mencuri, hingga merampok akhirnya sering dilakukan sebagai usaha untuk lepas dari permasalahan. Bahkan ada yang sampai rela menjual diri agar dapur terus ngebul.

Namun, ada juga yang lebih memilih jalan pintas dengan cara ghaib, yaitu melakukan pesugihan. Banyak sekali jenis pesugihan yang sudah melegendaris , salah satu nya pesugihan Gunung Kawi. Bisa dibilang, Gunung Kawi adalah lokasi pesugihan paling populer di Indonesia dan Asia Tenggara. Ada beberapa yang mempercayai nya hanya sebagai tempat pariwisata namun banyak pula yang mempercayai nya sebagai tempat meminta untuk kaya. Sudah banyak yang jadi makin kaya setelah berkunjung ke sana. Jika kita mendengarkan pesugihan , pastinya kita berfikir bahwa kita harus melakukan berbagai cara tirakat seperti berpuasa, bersemedi di tempat sacral, Menyalakan kemenyan dan menyiapkan sesaji yang di minta dan lain lain. Ritual tersebut biasanya terjadi pada hari Jumat Legi (hari pemakanan Eyang Jugo (bhayangkara terdekat Pangeran Diponegoro)) dan tanggal 12 bulan Suro (memperingati wafatnya Eyang Sujo).

Ketika apa yang di inginkan sudah tercapai pastinya seseorang akan bersikap angkuh dalam hidup nya serta maruk, dengan berjalannya waktu yang cukup lama , pada akhirnya akan kembali semula seperti di awal .

Setiap perbuatan tentu akan menimbulkan efek sebagaimana hukum sebab akibat, demikian pula pesugihan gunung kawi dan akibatnya bagi para pelaku. Adapun beberapa akibat dari ritual dalam pesugihan yang banyak disampaikan oleh masyarakat sekitar adalah sebagai berikut:

  1. Lunturnya keimanan karena kemusyrikan.
  2. Moral dalam diri yang rusak karena berharap keberhasilan dengan jalan pintas.
  3. Harta kurang barakah serta anak keturunan yang jauh dari keimanan dan keberuntungan.
  4. Anggota keluarga yang kurang harmonis dan sering terjadi perselisihan satu sama lainnya

Oleh karena itu jika anda menginginkan untuk kaya , tetaplah anda berusaha dalam artian anda harus bekerja keras dan berikhtihar , jika menginginkan yang lebih praktis tanpa tumbal dan tanpa pantangan anda bisa menggunakan jimat kerejekian , jimat untuk memberikan kelancaran rejeki dan kelancaran dalam berusaha .

Salam Sukses Ning Asmara

Facebook Comments